Penjelasan Tentang DOMAIN, Struktur Sistem Domain, Fungsi & Contohnya.

Posted on
Penjelasan Domain

Pengertian domain adalah sebuah nama unik untuk mengidentifikasi suatu server komputer (seperti web server, mail sever) di jaringan komputer atau internet sehingga pengguna lebih mudah untuk mengaksesnya tanpa harus mengingat IP address server tersebut.

Pada dasarnya untuk bisa mengakses informasi dari sebuah server, kita harus menggunakan alamat IP (internet protocol). Misalnya, alamat IP Maxmanroe.com adalah 173.265.60.148 dan 173.265.61.153.

Deretan angka ini tentu agak sulit untuk diingat oleh pengguna internet pada umumnya. Untuk mempermudah, maka digunakanlah nama domain sehingga lebih mudah untuk diingat ketika akan diakses.

Penjelasan Domain & Struktur Domain

Struktur Sistem Nama Domain :

  • Root-Level Domains
    Root-level domain adalah top level hirarki sebuah domain atau disebut juga “akar” yang biasanya dilambangkan dengan tanda titik (.)
  • Top-Level Domain
    Top-level domain adalah ekstensi nama domain yang berada pada bagian akhir, yaitu setelah tanda titik. Misalnya; .com, .net, .id, dan sebagainya.
  • Second-Level Domain
    Second-level domain adalah suatu nama domain yang merupakan nama domain setelah ekstensi Top Level Domain. Second-level domain biasanya merujuk pada organisasi yang mendaftarkan nama domain pada suatu registrar domain, misalnya Google.com, Google adalah second-level domain dan .com adalah top-level domain.
  • Hostname
    Hostname adalah nama komputer yang digunakan oleh sebuah nama domain. Sebuah nama domain yang digunakan dengan hostname akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Misalnya: fileserver1.maxmanroe.com, dimana fileserver1 adalah host name dan maxmanroe.com adalah nama domain.
Penjelasan Domain & fungsi

Fungsi Domain :

Seperti penjelasan yang telah disebutkan pada pengertian domain di atas, pada dasarnya domain berfungsi untuk menggantikan alamat IP server komputer sehingga memudahkan pengguna internet untuk mengaksesnya. Selain itu, masih ada fungsi domain lainnya, yaitu sebagai identitas online/ brand bisnis di internet.

Seperti kita ketahui, pemasaran online merupakan sesuatu yang sangat penting di jaman digital seperti sekarang ini. Nama domain yang unik dan mudah diingat oleh pengguna internet akan memberikan keuntungan tersendiri bagi para pemilik bisnis online.

Itulah alasan mengapa nama domain yang unik, singkat, dan mudah diingat banyak diburu para pembisnis online. Bahkan ada banyak pengusaha online melakukan riset khusus sebelum menentukan nama domain untuk bisnis.

Contoh Domain :

1. a) Generic Top Level Domain (gTLD)

  • .com: untuk situs komersial.
  • .gov: untuk situs pemerintahan.
  • .edu: untuk situs pendidikan.
  • .info: untuk situs informasi.
  • .biz: untuk situs bisnis.
  • .org: untuk situs organisasi.
  • .mil: untuk situs militer.

b) Contry Code Top Level Domain (ccTLD)

  • .id: untuk situs di negara Indonesia.
  • .sg: untuk situs di negara Singapura.
  • .uk: untuk situs di negara Inggris.
  • .cn: untuk situs di negara Cina/ Tiongkok.
  • .my: untuk situs di negara Malaysia.
  • .us: untuk situs di negara Amerika.

2. Contoh penggunaan Third Level Domain :

mail.google.com, mail adalah third level domain.
www.maxmanroe.com, www adalah third level domain

3. Sebagai contoh, pada nama domain Maxmanroe.com, Maxmanroe adalah second level domain, dan .com adalah Top Level Domain.