HOME
Home » Cara Recovery Data » Materi TKJ » Materi TKJ Pengenalan Macromedia Flash

Materi TKJ Pengenalan Macromedia Flash

Posted at August 2nd, 2016 | Categorised in Cara Recovery Data, Materi TKJ

Macromedia Flash banyak dipakai oleh desainer web karena mempunyai kemampuan yang lebih unggul dalam menampilkan multimedia, gabungan antara grafis, animasi, suara, serta interaktifitas user. Macromedia Flash biasa digunakan untuk membuat animasi objek atau text yang sangat menakjubkan untuk membuat suatu situs web yang interaktif, menarik dan dinamis.

Software Micromedia Flash ini juga dapat digunakan untuk menghasilkan animasi web, presentasi, game, film, maupun CD  pembelajaran interaktif.Window ini digunakan untuk merubah setting (baik itu ukuran, warna, maupun kecepatan movie) pada dokumen yang berada pada stage.

Dalam mengenal materi ini,mungkin anda semua dapat berfikir atau mengangan angan apa itu Macromedia Flash??? Nah,jika anda ingin mengetahui Materi Macromedia Flash coba dibawah ini.

Pengenalan Macromedia Falsh

Pengertian Macromedia Flash


Macromedia Flash adalah software yang banyak dipakai oleh desainer web yang mempunyai kemampuan  lebih unggul dalam menampilkan multimedia, gabungan antara grafis, animasi, suara, serta interaktifitas user. Macromedia Flash biasa digunakan untuk membuat animasi objek atau text yang sangat menakjubkan untuk membuat suatu situs web yang interaktif, menarik dan dinamis. Software ini juga dapat digunakan untuk menghasilkan animasi web, presentasi, game, film, maupun CD  pembelajaran interaktif.

Area Kerja Macromedia Flash

Macromedia Flash mempunyai area kerja yang terdiri dari enam bagian pokok yaitu :
Materi Pengenalan Macromedia Flash
1.Menu
Berisi kumpulan instruksi atau perintah-perintah yang digunakan dalam Flash. Terdiri dari menu File, Edit, View, Insert, Modify, Text, Control, Window, Help.
2.Stage
Stage adalah layer (document dalam word) yang akan  digunakan meletakkan objek-objek dalam Flash.
3.TimeLine
Timeline berisi frame-frame yang berfungsi untuk mengontrol objek yang dibuat dalam stage atau layer yang akan dibuat animasinya.
4.ToolBox
Toolbox berisi tool-tool atau alat yang digunakan untuk membuat, menggambar, memilih, menulis, memanipulasi objek atau isi yang terdapat dalam stage (layer) dan timeline. Alat-alat yang terdapat dalam toolbox adalah :
Alat alat Tool Box

  1. Arrow tool              :memilih dan memindahkan object
  2. Subselect tool         : memilih titik-titik pada suatu objek atau garis
  3. Line tool                 : membuat garis
  4. Lasso tool               : memilih sebagian dari object atau bagian tertentu dari object
  5. Pen tool                  : menggambar garis-garis lurus maupun garis kurva
  6. Text tool                 : menulis teks
  7. Oval to                   : membuat lingkaran
  8. Rectange tool         : membuat persegi maupun persegi panjang
  9. Pencil tool              : menggambar garis-garis bebas, seperti menggunakan pensil biasa
  10. Brush tool              : berfungsi seperti kuas untuk mengecat mewarnai suatu object
  11. Fill Transform        :mengatur ukuran, tengah, arah dari warna gradadsi atau bidang suatu objek.
  12. Free Transform tool: mengubah dan memodifikasi bentuk dari objek yang dibuat
    bisa berupa memperbesar, memperkecil ukuran objek.
  13.  Ink Bottle tool         : menambah, memberi dan mengubah warna pada garis di
    pinggir suatu objek (Stroke)
  14.  Paint bucket tool      : menambah, memberi,  mengubah warna pada bidang objek
    yang dibuat.
  15. Eyedropper tool         : mengidentifikasikan warna atau garis dala sauatu objek
  16.  Eraser tool                : menghapus area yang tidak diinginkan dari suatu objek
  17.  Color Box                 :Color box berisi stoke color, fill color, swap colors, dan black & white.
  18. View Box                   : Berisi zoom tool dan hand tool.
5.Colors Window
Merupakan window yang digunakan untuk mengatur warna pada objek yang dibuat. Colors Window terdiri dari :
1. Color Mixer, digunakan untuk mengatur warna pada objek sesuai dengan keinginan. Ada 5 pilihan tipe warna, yaitu: None, Solid, Linear, Radial, Bitmap.
Coloers mixer pada Colors Window
2. Color Swatches,  digunakan untuk memberi warna pada objek yang dibuat sesuai dengan yang warna pada window.
Colors Swatches Colors Window
6.Properties Panel
Propeties Panels merupakan window yang digunakan untuk mengatur property dari objek yang kita buat.
Properties Panel pada Colors Window
7.Action Panels
Merupakan window yang digunakan untuk menuliskan Action Script untuk Flash. Biasanya Action Script digunakan untuk mengendalikan objek yang kita buat sesuai dengan keinginan kita.
Action Panels pada Colors Window

C.Window Utilitas

1.Document Properties Window
Window ini digunakan untuk merubah setting (baik itu ukuran, warna, maupun kecepatan movie) pada dokumen yang berada pada stage. Untuk menggunakannya kita harus menekan tombol Ctrl+j secara bersamaan pada keyboard atau dari menu Modify pilih Document. Pada window yang satu ini kita dapat merubah  warna background dari dokumen kita beserta ukurannya.
2.Window Layer Properties
Merupakan window dimana digunakan untuk mengatur setting dari layer yang ingin dibuat sesuai dengan keinginan. Melalui window ini kita dapat mengatur bagaimana sebuah animasi berjalan. Untuk menjalankannya dengan memilih menu Modify lalu pilih Layer
3.Window Scene
Merupakan window dimana kita dapat mengatur scene yang ada. Melalui window ini kita dapat menambahkan scene, menghapus scene,  atau menduplikasikan sebuah scene. Untuk mengaktifkannya dengan menekan secara bersamaan tombol Shift+F2 melalui keyboard, atau dengan memilih menu Modify lalu Scene.

Cara Menjalankan Macromedia Flash

1.Menjalankan Flash Movie
Untuk menjalankan movie yang telah dibuat, dapat mengaktifkannya melalui menu Control lalu pilih Play (tombol Enter pada keyboard). Untuk membuat movienya dengan menekan tombol Ctrl+Enter secara bersamaan.
2.Konversi File melalui Flash
Melakukan konversi file melalui flash, biasanya yang dikonversi berbentuk file *.swf ke dalam bentuk lainnya, seperti *.html, *.exe, *.avi, dan lain sebagainya. Untuk melakukan
konversi file flash yang telah dibuat, terlebih dahulu harus mengaktifkan konverternya. Cara mengaktifkannya yaitu dengan memberi checkmark pada type file yang diinginkan. Untuk mengaktifkan publish settings dapat memilih menu File > Publish Settings (Ctrl+Shift+F12).
image012

Keterangan:
Flash (.swf)                :  Menghasilkan file *.swf (untuk menjalankannya dibutuhkan flash player).
Html (.html)               :  Menghasilkan file *.html (diperlukan internet explorer untuk
menjalankannya). Konversi ini biasanya digunakan untuk membuat web.
Gif, Jpeg, Png             : Menghasilkan file gambar.
Windows Projector     : Menghasilkan file *.exe yang dapat langsung dijalankan.
Macintosh Projector    : Menghasilkan file *.hqx untuk macintosh.
Quick Time                 : Menghasilkan file *.mov untuk Quick time player.
Untuk materi selanjutnya anda bisa buka di  Materi TKJ ini.Semoga dengan adanya penerapan mengenai Materi Pengenalan Macromedia Flash  dapat menambah ilmu pengetahuan kita.

Incoming search terms:

Tags :

Related Post to Materi TKJ Pengenalan Macromedia Flash

Cara Merubah PDF Ke Word Dengan Mudah Secara Offline Dan Online

Posted at November 9, 2016

Kali ini masih dalam dunia komputer dan belajar software saya akan infokan kepada anda semuanya mengenai Cara Mudah PDF ke Words Dengan Mudah, sebenarnya... Read More

Cara Membuat Kabel UTP Straight Atau Cross Over

Posted at November 8, 2016

Pada Jaringan biasanya menggunakan 3 model kabel yaitu , UTP, Coaxial dan Fiber Optik, sedangkan pada model rangkaian Kabel UTP atau model twisted pairs... Read More

Langkah Langkah Setting Port Forwading

Posted at September 14, 2016

Seting Port Forwarding pada MikrotikРUntuk port forwarding dalam mikrotik ini kita akan menggunakan DSTNAT (Destination NAT) yaitu NAT  yang dilakukan pada paket yang... Read More

Pengertian Dan Keuntungan Dari Aplikasi Port Forwarding

Posted at September 13, 2016

Port Forwarding– salah satu fitur pada Router yang menggunakan fungsi NAT (Network Access Translation) yang mengalihkan (redirect) permintaan komunikasi dari salah satu IP Address... Read More

Perbedaan Dari Sleep Dan Hibernate Pada Windows

Posted at September 12, 2016

Perbedaan Dari Sleep Dan Hibernate pada Windows– Seperti yang kita ketahui, di setiap Sistem Operasi pastinya memiliki utilitas Power, entah itu Shutdown, Restart, Sleep,... Read More