Teori Dasar Mikrotik

Posted on

Teori Dasar Mikrotik. Sebelum anda melangkah lebih jauh belajar mengenai seluk beluk mikrotik, anda perlu mengenal dasar-dasar mikrotik terlebih dahulu. Teori belajar mikrotik perlu di ketahui sejak dini sebelum melangkah lebih jauh memahami cara seting mikrotik bahkan ke tingkat lebih lanjut.

Memang semua dasar-dasar mikrotik perlu dipelajari sejak dini agar anda benar-benar paham apa itu sebenarnya mikrotik, mikrotik biasanya identik dengan jaringan komputer atau jaringan internet, karena disinilah kita akan mulai menyeting awal mikrotik untuk bisa terkoneksi dengan internet, lantas apa saja yang harus kita pelajari sobat semua, ok sesaat lagi anda akan melihat tutorial singkat dalam memahami teori dasar mikrotik.

Materi TKJ kali ini ini akan beralih ke materi selanjutnya mengenai jaringan komputer yang berkhususkan pada pembahasan mikrotik, ini biasa kita dapatkan ketika sudah mulai masuk ke SMK khususnya jurusan TKJ maupun TI, dari mulai kelas IX kita akan di berikan dasar-dasar mikrotik terlebih dahulu sebelum mulai praktek mulai menyeting lebih lanjut. Anda bisa membaca dan pahami terlebih dahulu mengenai Macam-macam perangkat jaringan komputer.

Teori Dasar Mikrotik

Apa itu mikrotik ? MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang  berkewarganegaraan  Amerika yang berimigrasi  ke Latvia.  Di Latvia  ia bejumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.

teori dasar mikrotik

Jenis-Jenis Mikrotik

Pada dasarnya mikrotik di bagi menjadi 2 bagian yaitu dengan sistem RouterOS dan Mikrotik RouterBoard, berikut penjelasan lebih lengkapnya;

  1. MikroTik  RouterOS ini adalah berbentuk software yang bisa kita instal di komputer dengan menggnakan lisensi mikrotik untuk bisa share ke banyak user / konsumen, dan untuk softwarenya bisa anda unduh di website resminya di www.mikrotik.com.
  2. MikroTik RouterBoard yaitu BUILT-IN Hardware Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang sudah di desain sedemikian rupa dan di board router ini di dalamnya sudah terdapat mikrotik OS yang siap digunakan tanpa harus repot lagi untuk instal ulang. sekarang ini perkembangan routerboard mirkotik sudah semakin baik, karena banyaknya produk pengeluaran yang memungkinkan pengguna untuk lebih mudah mengembangkan mikrotik didalamnya.

Fitur Dari Mikrotik

Nah ini yang penting para pembaca, dalam OS Mikrotik terdapat beberapa menu penting yang harus anda pelajari, dan disini fitur / menu mikrotik ini memiliki fungsi yang berbeda dan saling melengkapi, untuk lebih jelasnya berikut rincian dari fitur mikrotik

  • Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama
  • Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
  • Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
  • Bridge : Mendukung fungsi  bridge spinning  tree,  multiple  bridge interface, bridging firewalling.
  • Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
  • DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay;  DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.
  • Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan  MAC, IP address,  range port, protokol IP, pemilihan  opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
  • Hotspot  : Hotspot  gateway dengan otentikasi  RADIUS.  Mendukung limit  data rate, SSL ,HTTPS.
  • IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann  groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5
  • ISDN   :  mendukung  ISDN   dial-in/dial-out.   Dengan otentikasi   PAP,   CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung  128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.
  • M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.
  • MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung  Cisco Discovery Protokol (CDP).
  • Monitoring  / Accounting : Laporan  Traffic  IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.
  • NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.
  • Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan  PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi  untuk PPoE; limit data rate.
  • Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server,  HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS  dan HTTP; mendukung protokol SOCKS;  mendukung parent proxy; static DNS.
  • Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
  • SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
  • Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
  • SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.
  • Synchronous  : V.35, V.24, E1/T1,  X21,  DS3 (T3)  media ttypes;  sync-PPP, Cisco HDLC; Frame  Relay line protokol; ANSI-617d  (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.
  • Tool :  Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.
  • UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
  • VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.
  • VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.
  • VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
  • WinBox : Aplikasi  mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi  MikroTik RouterOS.

Nah itulah sedikit penjelasan singkat mengenai teori dasar mikrotik yang bisa saya jelaskan, semoga apa yang saya sampaikan bisa menambah wawasan anda dalam dunia jaringan khususnya untuk belajar mikrotik, admin juga masih dalam tahap belajar, dan mari kita belajar bersama-sama, tunggu update berikutnya untuk setingan mikrotik lebih lanjut ya.