HOME
Home » Instalasi PC » Perakitan Komputer » Macam-Macam Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting Pada PC / Laptop Melalui POST

Macam-Macam Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting Pada PC / Laptop Melalui POST

Posted at April 21st, 2016 | Categorised in Instalasi PC, Perakitan Komputer

Macam-Macam Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting pada PC / Laptop Melalui POST. Dalam menganalisa komputer bisa kita kenali setiap permasalahannya dengan berbagai cara, salah satu indikasi awal yang bisa kita lakukan ketika komputer / laptop masih menyala dan tidak bisa booting, kita bisa menganalisanya melalui POST. nah disinilah kita akan mengenal lebih lanjut kode kode kesalahan / bunyi beep pada saat proses booting. jika anda belum mengetahui apa itu beep silahkan bisa anda baca terlebih dahulu di pengertian beep dan POST.

Jika pada materi dasar mengenal perakitan komputer pastilah kita sudah di ajarkan bagaimana menganalisa kesalahan proses booting, nah guna membantu anda semua yang belum tahu, berikut saya berikan beberapa macam-macam pesan peringatan kesalahan saat booting.

POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami,suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.

POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.

Prosedur POST (Power on Self-Test)

POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :

  1. Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
  2. Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
  3. Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
  4. Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
  5. Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
  6. Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
  7. Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data.  Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.

Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di
layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.

Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)

Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:

gejala-gejala POST

Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.

Kode Beep AWARD BIOS
Bunyi kesalahan Beep BIOS

Kode Beep AMI BIOS

pesan peringatan bunyi beep bios

Kode Beep IBM BIOS

pesan peringatan beep bios

Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara.

Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu:

  • Keyboard error = untuk masalah pada keyboard
  • CMOS error = cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral
  • HDD not Install  = harddisk tidak terpasang
Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh user. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.

Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self- Test)

Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang
dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.
Sumber : Modul TKJ IX
Tags :

Related Post to Macam-Macam Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting Pada PC / Laptop Melalui POST

Macam-macam Komponen Komputer Atau Laptop Yang Perlu Dilakukan Perawatan

Posted at November 10, 2016

Sudahkan anda tahu bagaimana cara merawat komputer agar awet? pasti dari sebagian banyak orang masih awam dan belum tahu bagaimana melakukan perawatan komputer dengan... Read More

Tutorial Membuat Recovery DVD/CD

Tutorial Membuat Recovery DVD/CD

Posted at August 26, 2016

Setelah  proses Membackup Data sudah selesai, maka untuk selanjutnya  adalah membuat CD/DVD recovery untuk membantu proses restore windows 7 nantinya. hasil backup data tersebut... Read More

Langkah Langkah Menghidupkan Dan Mematikan Komputer

Langkah Langkah Menghidupkan Dan Mematikan Komputer

Posted at August 24, 2016

Anda harus tahu langkah langkah menghidupkan dan mematikan komputer sesuai prosedur yang baik dan benar karena computer mempunyai aturan sendiri dalam menghidupkan maupun mematikan,... Read More

Pengertian Dan Fungsi Motherboard Dalam Materi TKJ

Pengertian Dan Fungsi Motherboard Dalam Materi TKJ

Posted at August 6, 2016

Pengertian dan Fungsi Motherboard Komputer–  Seperti kita tau bahwa di dalam mobo (Motherboard) terdapat soket serta komponen yang sangat membantu terciptanya sebuah sistem komputer... Read More

Materi TKJ Pengertian Dan Fungsi Processor Komputer

Materi TKJ Pengertian Dan Fungsi Processor Komputer

Posted at August 6, 2016

Pengertian dan Fungsi Processor komputer ini adalah salah satu komponen yang paling utama dari rangkaian komputer, tanpa alat satu ini komputer tidak akan jalan... Read More